Anggapan-Anggapan Yang Salah Mengenai Penyakit Jantung

By | March 10, 2014
Share

Ternyata penyakit jantung banyak disalahpahami. Sudah begitu, banyak yang menganggap remeh penyakit yang paling mematikan sedunia ini.

Berikut adalah beberapa anggapan keliru tentang penyakit jantung yang sudah terlanjur mengendap di benak masyarakat.

1. Sakit pada dada adalah gejala utama serangan jantung
Banyak yang keliru bahwa saat dadanya terasa sakit maka ia mendapat serangan jantung.

2. Diet rendah lemak menjadi fokus untuk hindari serangan jantung
Cara yang lebih benar adalah fokuskan dengan mengkonsumsi nutrisi yang bisa meningkatkan kesehatan jantung seperti buah – buahan dan sayuran. Juga, mengonsumsi secara rutin ikan dan kacang-kacangan.

Nutrisi bioaktif Jus Tahitian Noni Maxidoid juga telah terbukti membantu pasien penyakit jantung untuk mencegah dan menyembuhkan serangan jantung. Maxidoid sangat kaya atas zat bioaktif yang akan memulihkan sel-sel tubuh yang rusak.

3.Menghindari mengkonsumsi garam secara berlebihan
Sebenarnya ini tidak mungkin. Keberadaan garam bukan hanya pada wujud garam yang biasa kita beli berupa kemasan. Dalam makanan kemasan-pun, terdapat garam. Tubuh kita tetap membutuhkan garam, namun bukan dalam jumlah yang berlebih.

4.Faktor genetik adalah penyebab penyakit jantung
Faktor genetik menjadi penyebab penyakit jantung jika setelah keluarga kita melakukan gaya hidup sehat, mulai dari pola makan dan kebiasaan sehat lainnya, masih terkena penyakit jantung.

Sebaliknya, jika kebiasaan hidup kita tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi lemah, bergula, perokok, jarang olah raga dan berada pada lingkungan yang tidak sehat semisal lingkungan yang polutif, maka resiko terkena serangan jantung akan lebih besar. Dengan kebiasaan yang tidak sehat ini, kita tidak bisa merasa aman dan menganggap bahwa serangan jantung hanya dikarenakan faktor genetik.

5. Multivitamin dan minyak ikan efektif mencegah serangan jantung
Kehidupan di kota besar yang padat mendorong kita untuk secara instan mengonsumsi suplemen makanan berupa multivitamin dan minyak ikan. Tidak ada bukti ilmiah bahwa suplemen tersebut akan mencegah penyakit jantung. Justru, yang terjadi sebaliknya. Konsumsi yang berlebihan dari multivitamin dan minyak ikan akan memunculkan gangguan kesehatan.

Demikian beberapa hal mengenai anggapan-anggapan salah tentang penyakit jantung. Bagaimana dengan kita ?