Daftar Artis Indonesia Yang Meninggal Akibat Penyakit Jantung

By | October 21, 2014
Share

Serangan jantung bisa terjadi kapan saja ketika pasokan darah ke jantung terhambat bahkan terhenti secara tiba – tiba. Orang akan meninggal mendadak akibat serangan jantung ini. Apakah ketika ia sedang duduk, tidur, makan, ataupun sedang berolah raga. Memang tidak disangka bahwa orang yang kita nilai sehat ternyata terkena serangan jantung.

Di bawah ini adalah daftar artis Indonesia yang meninggal dunia secara mendadak akibat penyakit jantung. Dunia hiburan tentu saja terkejut. Kok bisa ? Namun begitulah fakta dari serangan penyakit jantung.

Kita bisa belajar bahwa kematian bisa datang kapan saja dan dimana saja. Yang harus kita upayakan adalah menjaga supaya kondisi fisik kita tetap sehat dengan pola hidup yang sehat.

1. Benyamin Sueb

Artis serba bisa dan legenda betawi ini dikenal menggemari sepak bola. Pada 5 September 1995 , Benyawin meninggal dunia akibat serangan jantung setelah main sepak bola. Beliau meninggal di usia 56 tahun.

Benyamin adalah tokoh besar dalam dunia hiburan di Indonesia. Tercatat ada 53 judul film dan 75 album musik yang telah dihasilkan. Namun, ada daya, kondisi kesehatan jantung sang legenda ini tidak memungkinkan untuk menyangga aktifitas fisiknya.

2.  Basuki

Nama Basuki terangkat di jagat dunia hiburan ketika bermain di serial “Si Doel Anak Sekolahan” (SDAS). Bersama dengan Benyamin Sueb, acara SDAS menjadi acara hiburan favorit selama bertahun – tahun.

Anggota grup lawak terbesar di Indonesia yaitu Srimulat ini meninggal akibat penyakit jantung setelah bermain sepak bola. Beliau pingsan lebih dahulu dan nyawanya tidak tertolong saat dibawa ke Rumah Sakit Melia Cibubur, Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi pada 12 Desember 2007, saat usia Basuki 51 tahun.

Kematian Basuki terasa mendadak dan tidak diduga. Apalagi jika diingat bahwa Basuki sering cek kesehatan ke RS, minum jamu dan rajin olah raga. Sayangnya, penyakit jantung tidak seperti yang diduga. Jadi, kita tetap harus waspada.

3. Ida Kusumah

Artis senior dengan nama asli Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah meninggal pada usia lanjut 71 tahun.  Oma Ida meninggal setelh menjalani syuting dalam kondisi tubuh yang bugar.

Menurut rekan seprofesinya, beliau masih sempat bercanda pada saat makan malam bersama pada 25 November 2010 . Tanpa diduga, tiba – tiba mengalami kejang – kejang, jatuh dan menggigit lidah. Dalam perjalanan ke RS ibu Ida meninggal. hasil diagnosa menyimpulkan Oma Ida meninggal akibat serangan penyakit jantung.

4. Mbah Surip

Mbah Surip menuai kesuksesan di dunia hiburan pada usia akhirnya. Melalui lagu ” Tak Gendong ” namanya naik ke langit tertinggi jagat hiburan. Sayannya, di hari rencana pernikahan putri ketiganya, beliau dipanggil Yang Maha Kuasa pada 4 Agustus 2009 dalam perjalanan ke RS Pusdikkes TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Meninggalnya penyanyi dengan nama asli  Urip Achmad Rijanto pada usia 52 tahun begitu mendadak. Banyak yang tidak menyangka. Namun, begitulah kenyataanya. Kematian akibat serangan penyakit jantung, tidak bisa ditebak kapan datangnya.

5. Jojon

Pelawak legendaris dengan penampilan kumis seperti Adolf Hitler atau Charlie Chaplin dengan celana cungkring meninggal pada 6 Maret 2014. Jojon sempat masuk UGD di RS Premier Jatinegar selama 3 hari akibat serangan asma dan serangan penyakit jantung.

Pria dengan nama asli Djuhri Masdjan ini meninggal pada usia 66 tahun. Namanya berkibar saat ia bergabung di grup lawak Jayakarta.

6. Adjie Massaid

Adjie Massaid adalah artis yang kemudian menjadi politisi. Dengan penampilan yang bugar,  beliau dikenal menggemari olah raga sepak bola. Tentu diluar perkiraan banyak orang bahwa usianya tidaklah panjang yaitu 43 tahun.

Mantan suami Reza Artamevia dan Angelina Sondakh ini meninggal dunia pada 5 Februari 2011 akibat serangan jantung setelah bermain sepak bola.

Kematian artis dan politisi dengan nama lengkap Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid akibat serangan jantung ini makin menguatkan penilaian kita bahwa penyakit jantung dapat menyerang siapa saja,meskipun kita sudah menerapkan pola hidup sehat, olah raga teratur dan tubuh tampak bugar.

7. Yopie Beda

Pesenter dan musisi Yopie Beda memiliki kebiasaan hidup yang sehat. Dia tidak merokok dan rajin berolah raga. Keluhan penyakit tekanan darah tinggi sudah dialaminya sejak lama. Pada 11 Desember 2012, Yopie Beda meninggal secara mendadak. Keluarga dan teman-temannya terkejut dengan musibah itu.

8. Muchtar Alamsyah atau Chef Tatang

Chef Tatang, memiliki nama asli Muchtar Alamsyah, dikenal sebagai pakar kuliner khusus masakan Indonesia. Beliau aktif mengisi acara kuliner di stasiun televisi dan pendiri Ikatan Abang None Jakarta. Akibat serangan penyakit jantung, pada saat makan nasi goreng dengan acar, Chef Tatang meninggal dunia pada 3 Mei 2012 dalam perjalanan ke rumah sakit.

9. Ricky Johannes

Presenter olah raga ini meninggal secara mendadak pada 22 Maret 2013 akibat serangan jantung di RS MMC Kuningan pada usia 43 tahun. Ricky Johannes yang lebih dikenal sebagai Ricky Jo dikenal juga sebagai wakil ketua Badan Futsal Nasional.

Kegemarannya pada olah raga tentu membuat badannya selalu fit dan prima. Namun apa daya, penyakit jantung tidak mengenal kondisi fisik luar seseorang. Penyakit jantung adalah pembunuh tersembunyi dan kita harus hati – hati.

10. Ade Namnung

Ade Namnung adalah  komedian bertubuh tambun yang meninggal pada usia relatif muda yaitu 34 tahun.  Pelawak dengan nama asli Syamsul Effendi ini meninggal akibat serangan penyakit jantung yang dipicu oleh penyakit stroke dan obesitas. Beliau meninggal dunia pada 31 Januari 2012 setelah dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur, Jakarta Timur.

Dari artikel di atas tentang artis – artis Indonesia yang meninggal akibat serangan jantung kita bisa belajar bahwa penyakit jantung bisa menimpa siapa saja, meskipun ia rajin olah raga, rajin cek kesehatan dan menganut pola hidup sehat. Karenanya, kita meski lebih waspada atas penyakit jantung ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *