Terapi Nutrisi Untuk Penderita Diabetes

World Health Organisation (WHO) menyebutkan bahwa, penduduk Indonesia diperkirakan 48 % mengidap diabetes. Dengan demikian, Indonesia dinobatkan WHO sebagai Negara dengan penduduk pengidap diabetes tertinggi no. 4 di dunia!
Yang memprihatinkan, kebanyakan masyarakat masih beranggapan penyakit diabetes sebagai penyakit keturunan, serta hanya menimpa orang-orang sudah berumur dan/ atau yang hidup makmur. Faktanya 95% pengidap diabetes mengidap diabetes tipe-2 yang disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat! Akibat aktivitas fisik terbatas dan pola makan salah. Diabetes ternyata bersumber dari pola makan yang menurunkan kesehatan organ pankreas.
Makanan kalori tinggi dan tinggi lemak menjadi keprihatinan banyak pihak. Fast food dan junk food memenuhi persyaratan tersebut, karena mengandung kalori tinggi – baik yang berasal dari karbohidrat, protein, maupun lemak. Contohnya fried chicken, burger, pizza, nugget cerah, donat, roti. Fast food lokal juga didakwa turut memberikan andil terhadap meningkatnya risiko diabetes antara lain nasi padang, nasi gudeg.
Konsumsi karbohidrat berlebihan – berupa karbohidrat kompleks (pati) yang mengenyangkan maupun gula—tanpa diimbangi serat menjadi beban bagi pankreas. Begitu masuk ke dalam tubuh, bahan makanan tersebut diubah menjadi gula darah. Guna menormalkan konsentrasi gula darah, pankreas bekerja keras memproduksi insulin untuk ‘menangkapi’ kelebihan gula darah. Masalahnya, jika asupan karbohidrat berlebihan dan terjadi terus menerus sapanjang hari dari minggu ke minggu, maka pankreas harus pula bekerja terus menerus.
Belum lagi jika makanan tersebut berupa hidangan kombinasi tidak serasi, yang terdiri atas karbohidrat-protein-lemak.
Misalnya donat (terigu+gula+telur+margarine), fried chicken (ayam+tepung+pastry+margarin/minyak goreng), nasi padang (nasi+daging rendang+lemak).
Sebelum masuk ke dalam usus halus, pankreas harus mengerahkan produksi enzim-enzim khusus untuk mencerna ketiga nutrisi makro tersebut (karbohidrat, protein, lemak). Kerja terus menerus akan membuat pankreas kelelahan dan meradang, sehingga fungsinya memproduksi insulin terganggu. Akibatnya, gula darah meningkat.
Untuk mengatasi diabetes, diperlukan pola makan yang tepat. Tidak cukup hanya dengan membatasi asupan karbohidrat, tetapi juga meminimalkan asupan lemak. Selain itu, meningkatkan konsumsi bahan makanan pemasok nutrisi khusus yang akan menjadi tonik bagi pankreas agar bisa mereparasi dirinya sendiri, terutama buah-buahan dan sayuran segar.
Berikut ini beberapa jenis makanan yang baik bagi penderita diabetes:
1 . Oat
Oat mengandung serat larut dalam air ang berfungsi memperlambat penyerapan gula ke dalam darah serta mengurangi kolesterol darah. Peningkatan kadar kolesterol merupakan salah satu faktor risiko penyebab diabetes.
2. Kacang polong, buncis dan kacang panjang
Makanan ini kaya serat larut dan meningkatkan kadar gula darah secara perlahan. Selain itu, jenis kacang-kacangan ini bisa menjadi sumber karbohidrat, protein dan serat yang baik.
3. Apel, pir, aprikot, cherries, grepefruit (sejenis jeruk besar dengan rasa yang agak pahit), jeruk, buah persik dan plum
Jenis buah-buahan ini menyediakan serat larut dan melepaskan gula ke aliran darah secara perlahan. Buah ini bisa menjadi pilihan kudapan yang baik bagi pengidap diabetes.
4. Pasta, ubi jalar, dan roti gandum
Jenis makanan ini melepaskan energi secara perlahan serta bisa menjadi sumber karbohidrat yang baik bagi pengidap diabetes.
5. Roti whole grain, beras merah, pasta whole meal dan sarapan whole grain
Semua makanan ini kaya serat tidak larut. Selain itu, makanan ini juga mengandung seng dan chromium yang berfungsi menguatkan kerja insulin.
6. Yogurt rendah lemak dan susu skim
Kedua produk ini mengandung kadar lemak jenuh dan kadar lemak total yang sangat rendah. Produk ini juga menyediakan karbohidrat, protein dan kalsium.
7. Daging merah rendah lemak, unggas tanpa kulit, ikan dan tahu.
Makanan ini bisa menjadi pilihan sumber protein yang rendah lemak. Membatasi asupan lemak bisa mencegah penambahan berat badan dan mengurangi risiko peningkatan kolesterol dalam darah.
8. Makarel, salmon dan sarden
Jenis ikan ini kaya asam lemak omega-3 yang diyakini bisa mengurangi risiko penyakit jantung.
9. Biji rami dan labu.
Biji-bijian ini juga mengandung asam lemak omega-3. Anda bisa menambah biji-bijian ini ke sereal Anda.
10 Buah dan sayuran.
Buah dan sayur merupakan makanan yang kaya kalium. Kekurangan kalium bisa menyebabkan intoleransi glukosa. Selain itu, sayur dan buah juga rendah kalori dan menyediakan berbagai antioksidan, vitamin, mineral, dan fitonutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh.
11. Ikan salmon
Ikan salmon adalah sumber makanan yang kaya asam lemak omega-3, yaitu lemak sehat yang mengurangi risiko penyakit jantung, mengurangi peradangan, dan meningkatkan resistensi insulin.
12. Buah beri
Buah beri seperti stroberi atau blackberi mengandung antioksidan yang baik untuk jantung Anda. Sebuah studi di tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang dengan faktor risiko penyakit jantung mengalami penurunan tekanan darah dan peningkatan kolesterol baik setelah mengonsumsi buah beri selama 8 minggu.
13. Kenari
Sebanyak 1 ons kenari saja dapat memberikan tambahan serat sebanyak 2 gram ditambah 2,6 gram ALA, sejenis asam lemak omega-3. Kandungan seratnya baik untuk menstabilkan kadar gula dalam darah.
Lebih dari itu, diperlukan juga upaya meringankan fungsi pankreas agar bekerja sewajarnya. Caranya dengan cara memisahkan asupan karbohidrat dengan protein. Dengan demikian, upaya kita bukan hanya membatasi pembentukan gula darah, tetapi juga menyehatkan kembali pankreas kita.
Terapi makanan (food therapy) dengan pola makan sehat alami food combining bisa menjadi pilihan – dengan tetap bisa makan enak dan kenyang.
Tahitian Noni, lebih dari sekedar obat bagi penderita diabtes. Kandungan nutrisinya yang luar biasa dapat membantu pasien diabetes untuk sembuh, bukan sekedar menurunkan gula darah secara temporer.
Order Jus Tahitian Noni Sebagai Nutrisi Diabetes
Berikut jenis produk Jus Tahitian Noni yang bisa membantu mengatasi permasalahan kesehatan sebagai nutrisi pasien diabetes.
Harga 1 botol Jus Tahitian Noni 1 liter Rp. 485,000 ,-
Produk Terbaru yang baru dilaunching dengan khasiat 2 x lipat dari Tahitian Noni Original yaitu Tahitian Noni Extra Bioactive Beverage kemasan 750 mililiter perbotol. Membeli produk ini, lebih menghemat biaya dan mendapatkan manfaat lebih. Harga Tahitian Noni Extra Bioactive Beverage.Harga perbotol isi 750 mL = Rp. 550.000 ;
Harga perbotol isi 750 ml hanya Rp. 600.000 ,-
Produk terbaru yang dikhususkan untuk anak – anak dengan cita rasa mangga dan anggur. Harga per-botol isi 750 mililiter Rp. 300.000.
Pemesanan dengan mengirim sms ke 087712755637 atau 081234534037
Format SMS :
Nama /alamat/jenis pemesanan
Contoh :
Herlina / jln. Anggrek IV/14 Jakarta Selatan/ 2 botol maxidoid
Hubungi :
Widyanti Yuliandari,081933317856 atau 081234534037
Taufiq,087712755637
Order ke :
Bank Mandiri 1430011099171 a.n Widyanti Yuliandari
Bank BCA 1200361543 a.n Widyanti Yuliandari
Bank BRI 619401006936533 a.n Widyanti Yuliandari
Ingin Harga Lebih Murah Rp. 110,000 ,- per botol
Ada cara agar Anda Mendapatkan harga yang lebih murah dari harga retail yaitu dengan menjadi Member Tahitian Noni International (sekarang berganti nama Morinda Bioactives).Menjadi Member adalah Pilihan Bijaksana dikarenakan dosis pemakaian Jus Tahitian Noni cukup besar.
Klik ! Join Member Morinda Bioactive
Formulir Order dan Pertanyaan












Alamat kantor pusat : Menara Anugrah Lt. 25 Kantor Taman E3.3 Kawasan Mega Kuningan, Jakarta selatan 12950

TNBB Extra, Kandungan Iridoid 2 x lipat.Harga per-dus isi 4 liter = Rp. 2.100.000. Lebih murah dibandingkan jika membeli TNBB Extra eceran per-botol
Pure, Kandungan Iridoid 3x lipat. Terhitung Lebih Murah.Isi 750 ml. Harga Rp. 450.000, Tersedia dalam kemasan sachet isi 15 ml. Harga Rp. 250.000, isi 10 sachet.Harga terbaik, beli 4 botol hanya Rp. 1.600.000. Hemat Rp. 200.000