Waspadai Penyakit Batu Empedu

By | September 26, 2014
Share

Waspadai Penyakit Batu Empedu–Batu empedu timbul akibat cairan dalam kantong empedu mengkristal dan mengendap di sana. Waspadai batu empedu tersebut karena akan menjadi masalah termasuk ketika batu empedu masuk ke dalam saluran yang menuju usus halus.

Batu empedu akan menimbulkan peradangan pada kantong empedu (kolestitis akut). Penderita batu empedu akan merasakan nyeri. Bukan hanya itu saja, batu empedu dapat menghentikan aliran cairan empedu dari empedu ke saluran pencernaan akibat batu empedu menyangkut ke hati dan saluran pencernaan.

Kondisi itulah yang harus kita waspadai. Terutama bagi kita yang telah berusia di atas 50 tahun karena kemungkinan terserang penyakit batu empedu 6 kali lebih besar dibandingkan merek yang berusia 20 tahun – 49 tahun.

Resiko terserang batu empedu juga menghinggapi wanita yang telah hami lebih dari 2 kali. Juga, bagi kita yang mengalami kegemukan atau obesitas.

penyakit batu empedu
Penyebab Munculnya Batu Empedu

– Bekas jahitan operasi di kantong empedu

– Terjadinya pembentukan protein pada cairan lendir di kantong empedu. Protein itu memicu bilirubin, garam kalsium dan kolesterol menjadi kristal padat yang nantinya menjadi batu empedu

Bentuk Batu Empedu

Ukuran batu empedu dalam kisaran diameter 1 – 2 cm. Warna batu empedu dibedakan oleh penyusunnya. Jika batu empedu terbentuk dari kolesterol, maka akan berwarna kuning mengkilat. Kita melihatnya seperti kilat minyak.

Berbeda dengan batu empedu dari kolesterol, batu empedu dari pigmen bilirubin akan berwarna hitam dan keras atau bisa juga berwarna coklat tapi rapuh, mudah hancur. (baca juga : Cara menyembuhkan penyakit kantong empedu dan batu empedu)

Gejala Penyakit Batu Empedu

Penderita batu empedu tidak akan merasakan gejala yang menyakitkan pada awal – awal terjadinya batu empedu. Kondisi berbeda, jika penyakit batu empedu sudah sangat parah. Biasanya pasien batu empedu akan merasakan sakit di perut bagian kanan, ke punggung, bahu dan dada depan.

Proses sakit itu terjadi akibat konsumsi lemak yang kita makan akan memicu hormon sehingga kantong empedu berkontraksi. Empedu yang berada dalam kantong masuk ke duodenum menuju usus kecil. Keberadaan batu empedu akan menghambat aliran empedu. Akibatnya muncul rasa sakit.

Muncul sendawa, kolik, gangguan pencernaan, mual bahkan muntah, munculnya gas dalam perut, demam, kedinginan, feses berwarna coklat dan muncul penyakit kuning.

Cara Mendeteksi Batu Empedu

Keberadaan batu empedu bisa kita deteksi dengan gelombang suara atau ultrasound. Alat ini akan memancarkan gelombang suara ke kantong empedu, dan pantulan gelombang suara dicitrakan melalui komputer. Melalui citra komputer kita akan tahu, ada atau tidak batu empedu.

Cara lain adalah melalui pemeriksaan darah dan foto sinar X.

Pencegahan Timbulnya Penyakit Batu Empedu

Jika kita menderita batu empedu lakukan tindakan untuk mengurangi kerja kantong empedu yaitu dengan cara mengurangi makanan berlemak, mengurangi gula dan makanan berkalori tinggi. Intinya adalah menjaga pola makan.

Konsumsi makanan yang banyak serat seperti sayuran dan buah – buahan dan nutrisi bioaktif. Jus Tahitian Noni adalah pilihan yang kami sarankan jika kita ingin menghindari penyakit batu empedu bahkan mengobatinya tanpa operasi. ( baca info detail : Cara Alami Pengobatan Penyakit Empedu )

Hindari melakukan diet yang ketat. Kenapa ? Karena diet yang ketat dengan tujuan menurunkan berat badan justru akan menstimulasi hati untuk secepatnya mengeluarkan kolesterol dalam jumlah yang besar dan memenuhi kantong empedu. Kondisi ini justru memicu pembentukan batu empedu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *